Kamis, 24 Juni 2010

PTT dan Tunjangan Guru

PEMPROV DKI JAKARTA ANGKAT 3.335 GURU PTT MENJADI PNS

Jakarta, 22/4/2010 (Kominfo-Newsroom) – Selain mempercepat pengangkatan calon pegawai negeri sipil (CPNS) menjadi pegawai negeri sipil (PNS), Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga berupaya mengangkat guru yang masih berstatus pegawai tidak tetap (PTT). Dalam kurun waktu 2008-2009, Pemprov DKI Jakarta telah mengangkat sebanyak 3.335 guru PTT dari jumlah total 3.507 guru PTT di DKI Jakarta. Sisanya, 172 guru PTT tidak bisa diangkat karena
tidak memenuhi syarat pengangkatan sebagai PNS DKI. Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto, mengatakan, akan terus melakukan percepatan pengangkatan status guru PTT menjadi PNS. Dengan begitu, kesejahteraan mereka semakin membaik karena mendapatkan tunjangan kinerja daerah (TKD) setiap bulan, selain menerima gaji. adi sudah tiga tahun ini kami terus memproses secara administrasi guru PTT menjadi PNS. SK Gubernur DKI soal pengangkatan mereka sebagai PNS telah keluar, kata Taufik Yudi di Balaikota DKI, Rabu (21/4). Setelah mereka mendapatkan SK Pengangkatan PNS, Dinas Pendidikan mengeluarkan SK penempatan mengajar di sekolah-sekolah negeri, mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA. Menurutnya, guru PTT yang diangkat sebagai PNS bukanlah guru yang baru lulus atau fresh graduate, namun pada umumnya mereka merupakan guru yang sudah bertahun-tahun mengajar di sekolah. Kemudian mereka melamar jadi PNS. Selama proses administrasi, mereka tetap mengajar di sekolah masing-masing. Karena itu saya salut atas dedikasi para guru PTT tersebut. Sehingga sudah selayaknya mereka mendapatkan yang terbaik, katanya. Namun sayangnya, Dinas Pendidikan DKI tidak bisa mengangkat 172 guru PTT menjadi PNS sebab usianya sudah melebihi dari persyaratan usia pengangkatan guru PTT menjadi PNS, yakni sekitar 46 tahun. Namun ia meminta agar sejumlah guru PTT itu tidak perlu khawatir, sebab meski tidak mendapatkan TKD, mereka tetap mendapatkan tunjangan peningkatan penghasilan (TPP) kesra setiap bulannya. Kemudian, dengan pengangkatan PNS baru, Dinas Pendidikan DKI
akan mendapatkan tenaga 13 PNS baru yang ditugaskan di bidang akuntansi dan ekonomi, yakni enam PNS ditempatkan di suku dinas pendidikan dan tujuh lainnya ditempatkan di Dinas Pendidikan DKI. PNS baru ini akan bertugas berkaitan dengan administrasi, akuntansi, dan hal-hal terkait di bidang ekonomi. Selama ini, Dinas Pendidikan DKI sangat kekurangan tenaga ahli di bidang akuntansi, ekonomi, dan administrasi. Penambahan PNS di bidang itu juga masih dirasakan sangat kurang sehingga diharapkan ke depan dapat ditambah lagi, katanya. (beritajakarta.com)

GURU DI DKI JAKARTA DAPAT TUNJANGAN KINERJA DINAS RP 2,9 JUTA

Jakarta, 18/3/2010 (Kominfo-Newsroom) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan pemberian tunjangan kinerja dinas (TKD) kepada seluruh guru PNS dan CPNS sebesar Rp 2,9 juta per bulan yang mulai dibayarkan Januari 2010. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Taufik Yudi di Jakarta, Kamis (18/3) mengatakan bahwa tunjangan yang diberikan kepada guru PNS dan CPNS itu dikaitkan dengan penilaian tentang kehadiran dan kinerja. Tunjangan TKD ini sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar